Protokol Jaringan Komputer

Asslamualaikum.. 

Holla netijen yang budiman bertemu lagi di blog aku. kali ini aku akan meresume fungsi-fungsi dari protokol jaringan, kelebihan dan kekurangan ipv4 dan ipv6.


Hasil gambar untuk icmp
1. ICMP  ( Internet Control Message Protocol ) adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. 

2. POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. 
Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP di mana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server.
Hasil gambar untuk pop3
Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak.

3. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah standar Internet untuk transmisi email. Pertama kali didefinisikan oleh RFC 821 pada tahun 1982, diperbarui pada 2008 dengan penambahan SMTP yang diperluas oleh RFC 532 yang merupakan protokol yang digunakan secara luas saat ini.
Hasil gambar untuk smtp
Server surat dan agen transfer surat lainnya menggunakan SMTP untuk mengirim dan menerima pesan surat pada port TCP 25. Meskipun sistem berpemilik seperti Microsoft Exchange dan IBM Notes dan sistem email web seperti Outlook.com, Gmail dan Yahoo! Mail dapat menggunakan protokol non-standar mereka sendiri secara internal, semua menggunakan SMTP saat mengirim atau menerima email dari luar sistem mereka sendiri.

4. FTP atau Protokol pengiriman berkas (bahasa Inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antar jaringan.
Hasil gambar untuk ftp
FTP (File Transfer Protocol) adalah salah satu protokol tertua yang pernah ada di Internet. Protokol FTP dikembangkan oleh Abhay Bhushan (alumni IIT dan MIT) pada tahun 1970-an, ketika bekerja pada proyek ARPAnet. Namun demikian, FTP tetap menjadi jenis layanan yang kerap kali dimanfaatkan oleh pengguna Internet, terutama untuk mendownload software atau hal-hal lain.

Hasil gambar untuk arp5. ARP (Address Resolution Protocol) adalah protokol komunikasi yang digunakan untuk menemukan alamat lapisan tautan , seperti alamat MAC , yang terkait dengan alamat lapisan internet yang diberikan, biasanya alamat IPv4 . Pemetaan ini adalah fungsi penting dalam rangkaian protokol Internet . ARP didefinisikan pada tahun 1982 oleh RFC 826, yang merupakan Internet Standard STD 37.
ARP telah diimplementasikan dengan banyak kombinasi teknologi lapisan jaringan dan data, seperti IPv4 , Chaosnet , DECnet dan Xerox PARC Universal Packet (PUP) menggunakan standar IEEE 802 , FDDI , X.25 , Frame Relay dan Mode Transfer Asinkron (ATM) . IPv4 lebih dari IEEE 802.3 dan IEEE 802.11 adalah penggunaan yang paling umum.

6. Kelebihan dan Kekurangan ipv4 dan ipv6

Keamanan

Walaupun umum dipakai untuk mengamankan sistem jaringan IPV4, tapi header IPSEC adalah fitur pelengkap pilihan dalam standar IPV4. Sedangkan IPsec sendiri dikembangkan seiring dengan IPV6. Fitur Header IPsec menjadi wajib pada standar implementasi IPV6.

Fitur

Pada IPV4, jumlah alamat memakai 32bit dengan begitu jumlah alamat berbeda dan unik yang telah didukung jumlahnya terbatas atau hanya di atas 4 miliar jumlah alamat IP saja.
Pada umumnya IPV4 sendiri hanya memakai 32 bit dengan begitu tak bisa mengimbangi pertumbuhan internet di seluruh dunia. Berbeda dengan IPV6 yang memakai 128 bit dengan dukungan 3..4 x 10^36 jumlah alamat IP unik.

Routing

Untuk IPV4 performa routing akan menurun dengan ukuran pada table routing yang semakin membesar. Adapun penyebabnya yaitu pemeriksaan header MTU pada tiap hop switch dan router. Sementara IPV6 sendiri dengan routing yang lebih efisien dibandingkan pendahulunya, serta mempunyai kemampuan mengelola table routing lebih besar.

Mobilitas

IPV4 memiliki ukungan mobilitas terbatas pada kemampuan roaming ketika beralih pada satu jaringan menuju jaringan yang lainnya. Sedangkan IPV4 mampu memenuhi keperluan mobilitas yang tinggi lewat roaming dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain.


Terima Kasih telah menyimak
Wassalamualaikum ... :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Topologi Jaringan

Pengertian Repeater, Bridge dan NIC